Envy Tech - RGS Kembangkan Aplikasi KO-IN

Jakarta, Gatra.com – Keenganan masyarakat untuk berbelanja di warung jenis UMKM, kini mulai dicoba untuk diatasi dengan adanya aplikasi yang memudahkan pelaku UMKM dan masyarakat melakukan transaksi berbasis digital.

Industri ritel modern (modern trade) untuk kategori fast moving consumer goods (FMCG) di Indonesia tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara dengan kenaikan sebesar 8,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Selain itu Indonesia adalah negara yang besar, baik potensi sumber daya alam maupun jumlah sumber daya manusianya. Berdasarkan Data BPS 99,9% unit usaha atau sekitar 57 juta unit usaha di Indonesia merupakan unit usaha UMKM. Potensi yang sangat besar dan jika dikelola dengan baik maka akan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia.

Sayangnya, saat ini masyarakat kurang berminat berbelanja di warung dikarenakan beberapa faktor, antara lain yaitu harganya tidak kompetitif (karena rantai distribusi yang panjang), produk tidak lengkap, serta kurang mendukung kenyamanan konsumen (penataan produk di warung yang tidak menarik).

“Untuk mengatasi masalah diatas PT Envy Technologies Indonesia bersama dengan PT Ritel Global Solusi sebagai salah satu perusahaan yang memberikan solusi digitalisasi di bisnis ritel, meluncurkan produk mobile APPS dengan brand digitalisasi toko ritel tradisional dan produk-produk UMKM bernama KO-IN (Toko Indonesia) untuk memberikan solusi digitalisasi di bisnis ritel dan menyediakan marketplace bagi UMKM di Indonesia,”jelas Chief Executive Officer PT Envy Technologies Indonesia, Mohd Sopiyan Mohd Rashdi dalam keterangan tertulisnya, Selasa, (11/12).

Sementara itu, Devi Erna Rachmawati, Chief Executive Officer KO-IN (Toko Indonesia), menambahkan, tujuan utama pendirian KO-IN adalah untuk meningkatkan penjualan toko tradisional melalui aplikasi mobile dengan membangun jaringan pemasaran melalui kegiatan digitalisasi toko ritel dan para pelaku UMKM sehingga mendorong penguatan Ekonomi Mikro Indonesia.

“Melalui KO-IN akan memudahkan konsumen untuk berbelanja di toko/warung-warung sekitar lokasi konsumen dengan biaya pesanan layanan antar hanya Rp 2.500. Aplikasi KO-IN dapat di download di Google Play Store pada tanggal 9 Desember 2018, One Touch for All You Need,” jelas Devi.

KO-IN didukung oleh beberapa mitra antara lain Bank BNI Syariah, Bank Permata Syariah, Bank Muamalat, DOKU, LazizMU, BMT Muhammadiyah, Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia, Asosiasi Aliansi Indonesia, Hidyatullah, Para pelaku UMKM Indonesia, serta para prinsipal perusahaan FMCG dan mitra strategis lainnya yang mendukung keberadaan KO-IN.

“KO-IN merupakan hasil karya Anak Bangsa sebagai sumbangsih untuk Bangsa Indonesia yang didirikan oleh para Founder untuk dapat memberikan value serta sosial impact kepada pemilik warung-warung/toko, di mana seluruh point KO-IN menjadi Center off Trade Business,”Kata Devi.

Sumber: gatra.com

Scroll to Top